Taharah: Macam-macam Air Untuk Bersuci

Posted by Kang Mujib on 02:18 PM, 07-Sep-13 • Under: Fiqih

Thaharah artinya bersih atau suci. Sedangkan menurut istilah, thaharah mempunyai banyak pengertian yang antara lain ialah suatu perkara yang menyebabkan seseorang diperbolehkan mengerjakan Shalat. Contohnya seperti wudhu, mandi, tayamum, dan menghilangkan najis.

Macam-macam air

Air yang sah untuk bersuci dari hadas dan najis itu ada tujuh macam, yaitu :
1. Air hujan
2. Air laut
3. Air sungai
4. Air sumur
5. Sumber mata air
6. Air es ( burd, salju )
7. Air embun

Ketujuh macam air di atas, kemudian diringkas menjadi dua, yaitu air yang turun dari langit dan yang bersumber dari bumi, demikian itu bila di lhat dari ke’adaan yang wujudnya. Sedangkan hakikatnya semua air itu berasal dari langit, sebagaimana di jelaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya ;

“…dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu ( dengan hujan itu ) dan menghilangkan darimu gangguan-gangguan Syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh ( denganya ) telapak kakimu”.

Ketujuh jenis air tersebut kemudian di bagi menjadi lima kriteria, yaitu ;

1. Air Mutlaq, yaitu air yang suci dan dapat mensucikan, tidak dihukumi makruh menggunakanya serta tidak terikat oleh sebutan atau penamaan.

2. Air suci dan mensucikan, akan tetapi makruh menggunakanya untuk keperluan tubuh. Sedangkan untuk mensucikan pakaian tidak terbilang makruh, yaitu air yang panas akibat sengatan sinar matahari. Alasan dimakruhkanya memakai untuk keperluan tubuh, dikarenakan dapat membahayakan kulit. Namun ketika sudah dingin, hukumnya tidak makruh lagi.

3. Air suci yang tidak dapat mensucikan selainya, terdapat tiga macam;

¤ Air musta’mal, yaitu sisa air yang telah digunakan untuk menghilangkan hadas atau najis sekiranya tidak berubah dan tidak bertambah dari ukuran semula. Air ini hanya bisa digunakan untuk kebutuhan selain bersuci, seperti minum, memasak dan lain sebagainya. Maka dari itu, seumpama melakukan wudhu dan airnya kurang dari dua kullah maka diharapkan menggunakan alat ciduk, tidak mengambil air secara langsung. Hal itu untuk menjaga kemurnian air.

¤ Air yang berubah salah satu dari tiga sifatnya akibat bercampur dengan benda-benda suci, sehingga hilang kemutlakan namanya. seperti air teh, air kopi, air jeruk dan sejenisnya.

¤ Air buah-buahan , seperti air kelapa dan sejenisnya. air tersebut suci akan tetapi tidak dapat mensucikan.

4. Air suci mensucikan, akan tetapi haram memakainya, yaitu air yang husus dsediakan untuk minum, tidak untuk keperluan lain.

5. Air yang terkena najis atau air mutanajjis , yaitu air suci yang terkena najis. Air ini ada dua jenis;
¤ Air yang sedikit ( kurang dari dua qullah, 270 liter, Menurut Imam Nawawi dua qullah = 174,580 liter (ukuran wadah persegi empat = 55,9cm3) ), jika terkena najis baik berubah maupun tidak tetap di hukumi najis.

¤ Air yang banyak ( lebih dari dua qullah ), akan tetapi berubah warna, rasa, dan baunya akibat kemasukan najis, baik berubahnya banyak maupun sedikit tetap dihukumi najis.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

9 responses to "Taharah: Macam-macam Air Untuk Bersuci"

Newbie Baru [02:39 PM, 07-Sep-13]

Thanks kajianya

pangeranrendy [04:21 PM, 07-Sep-13]

izin rehat di blog master yang super ini.

ahmad zen [05:20 PM, 07-Sep-13]

mantap brooooooo....kbtulan ane mau wudlu pakai air embun.......hehe

ROAD TO HEAVEN JALAN KE SURGA [10:15 PM, 07-Sep-13]

air musta'mal, kemaren aku kasih tau kepada orang yang wudu tengah malam, dan aku kasih tahu, bahwa air ini tidak pantas buat bersuci, dan dia ngejawab begini, ''Ini kan air juga, kenapa tidak bisa?'' maka saya terangkan seperti kurang lebih sama yang kamu tulis diatas,'' namun dia tidak percaya. Dan aku bilang, ''silahkan tanyakan ustad atau kyai, atau kalo punya hape cari saja di google, itu terserah sampeyan mau ikut yang mana, silahkan cari ilmunya!''

Randy Symbianerz [06:10 AM, 08-Sep-13]

izin nyimak dlu gan
lagi buru2 nih

Ahmad Abdul Mujib [06:56 AM, 08-Sep-13]

@ROAD TO HEAVEN JALAN KE SURGA,
Ya itu namanya orang yang ndak tau ilmu, tp dikasih ilmu malah ngeyel biggrin

Syahril [05:01 PM, 08-Sep-13]

kalu saya sendiri, dua qullah saya bulatakan menjadi 60cm. Untuk menilai apakah suatu air dalam tempat tertentu masih layak untuk wudhu (dlm segi volume), biasanya saya menggunakan lengan tangan... smile

juanda [07:45 PM, 08-Sep-13]

sm0ga sumber ini berkenang slalu.amin...

Berita Dunia [11:27 AM, 12-Sep-13]

Banyak juga pengertiannya tentang kesucian air ya sob"

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)